Otot = Daging ?

Ini merupakan satu pertanyaan yang muncul awal saya mengajar.  Saat itu saya mengajar di kelas 2 MAN Cilacap. Mendapat pertanyaan spontan dari seorang siswa, setelah saya menjelaskan materi tentang otot, seperti itu saya sempat termenung untuk mencoba mencari jawabannya. Pertanyaannya sederhana dan sangat familier ditelinga tapi untuk menjawabnya saya harus berpikir dua kali.

Dalam bahasa sehari-hari daging (flesh) lebih ditujukan pada produk yang berasal dari hewan. Bila kita pergi ke pasar maka kita akan menyebutkan kata daging (meat) dibanding kata otot. Sedangkan bila kita membicarakan tentang binaraga maka kata yang muncul adalah otot (muscle) bukan daging.

Untuk lebih jelas dan tidak asal menjawab tentu kita harus merujuk pada definisi. Coba kita lihat definisi berikut ini “Daging merupakan serabut otot yang dilekatkan bersama oleh jaringan ikat dan diselingi dengan serabut syaraf dan pembuluh darah” ( : http://tumoutou.net/3_sem1_012/herman_t.htm).

Berdasarkan definisi di atas maka dapat kita simpulkan bahwa otot
merupakan bagian yang menyusun daging.

Lebih jauh tentang otot.

otot rangka Ini adalah gambaran tentang otot rangka.  Otot sendiri terbagi menjadi tiga bagian yaitu otot rangka (skeletal muscle), otot polos (smooth muscle), dan otot jantung (cardiac muscle).

jenis otot

Untuk penjelasan lebih detail dapat dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Muscle.

Lebih jauh tentang Daging:

Komposisi kimia daging terdiri dari air 56-72 %, protein 15-22 %, lemak 5-34 %, dan substansi bukan protein terlarut 3,5 % yang meliputi karbohidarat, garam organik, substansi nitrogen terlarut, mineral dan vitamin. ( http://tumoutou.net/3_sem1_012/herman_t.htm).

Daging memiliki kekenyalan tertentu bahkan bila kita konsumsi bisa menjadi sangat alot sehingga sulit untuk dikunyah. Untuk itu daging dapat diempukkan menggunakan daun pepaya. Caranya membungkus daging dengan daun pepaya atau langsung menggosok-gosokkan daun pepaya pada daging.

Daun pepaya dapat melunakkan daging karena kerja enzim papain. Selain enzim tersebut dalam daun pepaya terdapat pula alkaloid yang pahit, carpaine, dan pseudocarpaine.

Untuk penjelasan lebih detail dapat dilihat di: http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0205/24/cakrawala/penelitian03.htm.

3 Tanggapan to “Otot = Daging ?”

  1. ade djulardi Says:

    nah untuk itulah orang perlu mengkonsumsi daging agar tahu mana daging dan mana otot. coba makan daging puyuh wah enaaak.

  2. ade djulardi Says:

    agus juga tolong berikan komentar tentang daging puyuh di multiply. trims.

  3. Mardi Suwignyo Says:

    kalo tuk anak2 smp cukup otot=daging, tapi bisa juga daging merupakan kumpulan serabut otot (lurik)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: