Biji tertelan, tumbuh di kepala?

Pernahkah Anda ketika kecil ditakut-takuti oleh orang tua, jika kita menelan biji maka biji tersebut akan tumbuh di kepala?
Benarkah demikian?
Saat kita kecil, sangat senang sekali memasukkan berbagai macam benda ke dalam mulut. Mulai dari mainan sampai biji-bijian. Kebiasaan ini tentu sangat mengkhawatirkan orang tua kita karena takut ada yang tertelan masuk ke dalam tubuh dan akan membahayakan.
Sebagai alat reproduksi biji memiliki lapisan pelindung untuk menjaga agar ia dapat tumbuh. Lapisan tersebut terbuat dari selulosa yang akan melindunginya dari pencernaan yang dilakukan oleh manusia. Tubuh manusia tidak memiliki enzim yang dapat mencerna selulosa.
Apa jadinya bila kita menelan biji tanpa sengaja? Tentu tidak akan tumbuh di atas kepala kita. Di dalam tubuh kita semua zat makanan hanya akan bertahan kurang lebih satu hari. Di lambung makanan berada antara 1 – 4 jam, usus kecil 5 jam, usus besar 10-15 jam. Setelah itu zat makanan termasuk biji yang tertelan akan dikeluarkan bersama dengan kotoran.
Sumber: Hensley, W. 1993. Makanan Hingga Pencernaan. PT. Mandira Jaya Abadi, Semarang.

Satu Tanggapan to “Biji tertelan, tumbuh di kepala?”

  1. ade djulardi Says:

    biji tertelan bukan tumbuh dikepala, tapi keluar ngaguruntul keneh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: