Seminar Bioterorisme

Pada 1 Desember 2007 yang lalu, saya mengikuti seminar Bioterorisme. Seminar ini diadakan oleh Lembaga Penelitian UNSOED Purwokerto.

Agus Irianto

Prof. Agus Irianto

Dari seminar ini pikiran saya menjadi terbuka bahwa begitu kompleknya kehidupan ini.

Saya sangat antusias sekali ketika mendengarkan pemaparan dari pembicara Isroil Samihardjo (Dephan).  Beliau dengan lugas dan berani memaparkan semua permasalahan yang berkaitan dengan bioterorisme. Dari mulai beliau mengikuti berbagai pertemuan di PBB tentang bioterorisme sampai menyentil kebijakan Amerika terhadap bioterorisme, sampai-sampai pembicara Dave Trudil yang berasal dari sana diajaknya berdebat.  Wuih serunya …

Banyak kepentingan yang berbicara tentang penanganan bioterorisme di Indonesia, sehingga sulit untuk dipecahkan permasalahannya secara menyeluruh. Contohnya ada yang ingin menjual suatu produk tetapi dengan cara menghilangkan saingannya. Dari sini pula dapat diketahui kenapa ada wabah flu burung yang tiba-tiba menyebar luas atau wabah penyakit lainnya.

dave trudill

David Trudil

penyaji

Pembicara dan panitia berpose bersama

Indonesia memang sangat mudah disusupi oleh tindakan bioterorisme. Contoh paling mudah adalah orang dari luar negeri membawa bibit tanaman yang terpapar bibit penyakit, sehingga ketika ditanam akan tumbuh bersama penyakitnya, demikian dicontohkan oleh pembicara Prof. Agus Irianto (Fabio Unsoed).

Pembicara dari Amerika Serikat bernama Dave Trudil, beliau menyatakan bahwa mereka sudah dapat membuat suatu alat yang dapat mendeteksi adanya bibit penyakit yang mungkin dimasukkan pada tempat-tempat yang dicurigai.

Hanya saja Amerika masih menjalankan proteksi terhadap kegiatan pengembangan pertahanan biologisnya, serta masih tidak mau menyetujui adanya UU bioterorisme secara internasional.

Pulang seminar hujan turun dengan derasnya. Saya menyempatkan dulu shalat Ashar bersama Bpk. Ukie (dosen Fabio Unsoed). Sambil menunggu hujan reda, saya ngobrol dengan beliau tentang kondisi kampus sekarang. Berhubung hari tambah sore dan hujan tidak kunjung reda maka saya pamit untuk pulang ke Cilacap. Karena saya memakai sepeda motor maka dengan terpaksa saya harus bermantel ria agar tidak kehujanan, he…he…

4 Tanggapan to “Seminar Bioterorisme”

  1. ade djulardi Says:

    wahai sahabatku ahli biologi kembangkan terus penemuan-penemuan yang canggih sehingga kita pun siap menangkal berbagai penyakit yang dibawa dari luar dengan berbagai versi.

  2. ade djulardi Says:

    oleh karena itu kalau kedatangan orang luar jangan bangga dulu karena membawa dana. Hati-hati dengan permainan pencaplokan kultur jaringan plasma nutfah kita. Selamat berjuang terus.

  3. sarmoko Says:

    thanx mas postingnya. keren

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: